Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124

Lolos ujian kompetensi dan mendapatkan ATT adalah pencapaian besar. Tapi banyak junior engineer tetap kaget saat menghadapi interview kapal pertama. Bukan selalu karena pertanyaannya sangat sulit. Seringnya karena kandidat belum terbiasa menjelaskan pengalaman, dasar teknis, dan prosedur safety dengan cara yang rapi dan meyakinkan.
Recruiter tidak hanya menilai apakah kamu tahu main engine, purifier, atau OWS. Mereka juga menilai apakah kamu jujur, aman untuk bekerja di kamar mesin, bisa mengikuti instruksi, dan tahu batas kemampuanmu. Artikel ini dibuat sebagai latihan awal. Isinya tidak bermaksud menggantikan pengalaman di kapal, tetapi membantu kamu memahami pola pertanyaan dan cara menyusun jawaban yang lebih profesional.
Baca Juga : 7 Kebiasaan Pelaut yang Membuat Recruiter Lebih Percaya

Yang Recruiter Benar – Benar Cari
✔ Yang Dicari Recruiter
❌ Yang Sebaiknya Dihindari
Kandidat yang jujur soal keterbatasan, tapi paham prosedur dasar, sering lebih meyakinkan dari yang menjawab semua pertanyaan dengan percaya diri tapi tidak substantif.
Bagian 1 : Pertanyaan Pembuka
Pertanyaan awal interview terasa ringan, tapi jangan diremehkan. Di sinilah recruiter membangun kesan pertama tentang cara kamu berkomunikasi.
| Q1 | Ceritakan tentang diri kamu dan latar belakang di bidang teknik kapal. |
Pertanyaan ini bukan ajakan membaca CV. Recruiter ingin tahu apakah kamu bisa mendeskripsikan diri dengan ringkas dan relevan.
✔ Cara menjawab yang lebih baik :
Saya lulusan [nama institusi] jurusan Teknika tahun [tahun]. Saya sudah menjalani Prala selama [durasi] di MV [nama kapal], jenis kapal [jenis kapal], sebagai Engine Cadet. Selama Prala, saya banyak belajar tentang watchkeeping, sounding tanki, auxiliary engine, purifier operation, dan maintenance rutin di engine room. Saat ini dokumen saya sudah siap, dan saya ingin memulai karier sebagai junior engineer / 4th Engineer dengan attitude belajar yang kuat.
❌ Yang sebaiknya dihindari : Jangan mulai terlalu jauh dengan cerita pribadi yang tidak relevan. Fokus pada pendidikan, pengalaman kapal, dan kesiapan join.
| Q2 | Mengapa kamu ingin kerja di kapal atau perusahaan ini ? |
Pertanyaan ini menguji apakah kamu hanya asal apply atau benar-benar membaca informasi lowongan.
✔ Cara menjawab yang lebih baik :
Saya tertarik karena jenis kapal ini sesuai dengan pengalaman Prala saya di [jenis kapal]. Saya juga ingin memperkuat pengalaman di engine department, terutama pada operation dan maintenance auxiliary machinery. Saya tidak melihat kapal ini hanya sebagai kontrak pertama, tetapi sebagai tempat untuk membangun sea service, disiplin kerja, dan pengalaman yang lebih kuat sebagai engineer.
❌ Yang sebaiknya dihindari : Jangan jawab hanya “karena gaji bagus” atau “karena butuh kerja.” Jawaban seperti itu tidak menunjukkan kesiapan profesional.
Bagian 2 : Pertanyaan Teknis
Prinsip penting : lebih baik jawab “saya belum pernah handle ini sendiri, tapi saya pernah assist begini yang saya pahami”- daripada mengarang jawaban yang langsung ketahuan salah.
| Q3 | Jelaskan prinsip kerja main engine 2-stroke dan bedanya dengan 4-stroke. |
Pertanyaan fundamental yang hampir selalu muncul di interview engineer kapal.
✔ Cara menjawab yang lebih baik :
Main engine 2-stroke menghasilkan satu power stroke setiap satu putaran crankshaft. Pada mesin 2-stroke low-speed marine diesel, proses compression, combustion/power, exhaust, dan scavenging terjadi dalam siklus yang lebih singkat dibanding 4-stroke.
Mesin 4-stroke membutuhkan dua putaran crankshaft untuk menyelesaikan intake, compression, power, dan exhaust stroke. Karena itu, 2-stroke low-speed banyak digunakan sebagai main engine kapal besar, sedangkan 4-stroke sering digunakan untuk auxiliary engine. Untuk tipe crosshead engine, cylinder liner biasanya memakai cylinder oil terpisah dari crankcase/system oil.
❌ Yang sebaiknya dihindari : Jangan hanya hafal “2 langkah dan 4 langkah.” Sambungkan jawaban dengan penggunaan di kapal dan pengalaman yang pernah kamu lihat.
| Q4 | Apa fungsi purifier dan bagaimana cara kerjanya ? |
Purifier adalah salah satu topik teknis yang sering ditanyakan karena dekat dengan tugas junior engineer.
✔ Cara menjawab yang lebih baik :
Purifier berfungsi memisahkan kontaminan dari fuel oil atau lube oil menggunakan centrifugal force. Minyak masuk ke bowl yang berputar cepat. Karena perbedaan densitas, air dan kotoran yang lebih berat terdorong ke bagian luar, sedangkan minyak bersih keluar melalui outlet.
Hal yang perlu diperhatikan antara lain suhu inlet, feed rate, gravity disc sesuai densitas minyak, vibration, sludge discharge, dan kondisi seal. Sebagai junior engineer, saya akan mengikuti prosedur maker dan arahan senior sebelum mengoperasikan atau troubleshooting purifier.
❌ Yang sebaiknya dihindari : Jangan hanya bilang “untuk membersihkan minyak.” Jelaskan prinsip kerjanya dan parameter yang perlu diperhatikan.
| Q5 | Apa itu OWS dan regulasi apa yang harus diperhatikan ? |
OWS menguji pemahaman teknis sekaligus compliance lingkungan. Jawaban yang lemah di sini terlihat berbahaya.
✔ Cara menjawab yang lebih baik :
OWS atau oily water separator berfungsi memisahkan minyak dari bilge water sebelum dibuang sesuai ketentuan MARPOL Annex I.
Air hasil separasi harus melalui oil content monitor, dan batas yang umum digunakan untuk discharge adalah 15 ppm sesuai prosedur yang berlaku. Pengoperasian OWS harus dicatat dengan benar di Oil Record Book Part I dan tidak boleh di-bypass. Kalau saya ragu, saya harus konfirmasi ke senior engineer sebelum melakukan discharge — karena kesalahan OWS bisa berdampak serius bagi kapal dan crew.
❌ Yang sebaiknya dihindari : Jangan menjawab hanya dari sisi alat. Sebutkan MARPOL, Oil Record Book, OCM, dan larangan bypass.
| Q6 | Apa yang kamu lakukan saat main engine alarm atau shutdown ? |
Pertanyaan ini menguji ketenangan dan urutan tindakan — bukan sekadar pengetahuan teknis.
✔ Cara menjawab yang lebih baik :
Langkah pertama adalah acknowledge alarm dan identifikasi jenis alarm dari panel. Saya tidak langsung reset tanpa tahu penyebabnya.
Kemudian saya cek parameter terkait: misalnya lube oil pressure, jacket cooling water temperature, exhaust temperature, atau kondisi lain yang muncul. Saya segera lapor ke duty engineer, Chief Engineer, dan bridge sesuai prosedur jaga. Saya juga memastikan engine room aman: tidak ada kebocoran, asap tidak normal, atau kondisi berbahaya lain. Saya tidak akan restart atau override shutdown tanpa instruksi dari engineer yang berwenang.
❌ Yang sebaiknya dihindari : Jangan bilang “langsung reset alarm.” Jawaban itu menunjukkan kamu tidak aman secara prosedur.
| Q7 | Apa yang kamu tahu tentang enclosed space entry ? |
Enclosed space adalah topik safety yang sangat serius. Banyak kecelakaan fatal terjadi karena prosedur ini dianggap sepele.
✔ Cara menjawab yang lebih baik :
Enclosed space entry harus dilakukan dengan permit to work, risk assessment, dan gas test oleh authorized person. Atmosphere test mencakup oxygen content, flammable gas, dan toxic gas sesuai prosedur kapal.
Harus ada standby person di luar, komunikasi yang jelas, ventilasi yang cukup, dan rescue arrangement yang sudah siap sebelum orang masuk. Sebagai junior engineer, saya tidak akan masuk enclosed space jika permit, gas test, dan instruksi dari responsible officer belum jelas.
❌ Yang sebaiknya dihindari : Jangan jawab seolah cukup “cek udara dulu lalu masuk.” Sebutkan permit, gas test, standby person, rescue plan, dan prosedur SMS kapal.
Bagian 3 : Pertanyaan HR & Situasional
Pertanyaan non-teknis sering dianggap lebih mudah, tapi justru di sinilah banyak kandidat membuat kesalahan. Recruiter menilai cara kamu berpikir dan menghadapi situasi interpersonal.
| Q8 | Bagaimana kamu menghadapi konflik atau perbedaan pendapat dengan senior ? |
Recruiter ingin tahu apakah kamu bisa bekerja dalam rantai komando tanpa menjadi pasif atau emosional.
✔ Cara menjawab yang lebih baik :
Kalau ada instruksi yang belum saya pahami, saya akan bertanya dengan sopan: “Bos/Sir, boleh saya tanya alasannya agar saya lebih paham?”
Jika concern saya terkait safety, saya akan menyampaikan secara faktual dan tidak menyalahkan orang. Tapi kalau instruksi sudah dijelaskan dan tidak melanggar prosedur, saya akan mengikuti arahan senior. Di kapal, komunikasi dan chain of command penting untuk operasi yang aman.
❌ Yang sebaiknya dihindari : Jangan bilang “saya tidak pernah konflik” (tidak credible) atau “saya selalu ikut saja” (berbahaya dari sisi safety).
| Q9 | Apa kelemahan terbesar kamu dan bagaimana kamu mengatasinya ? |
Pertanyaan ini menilai kejujuran, self-awareness, dan cara kamu memperbaiki diri.
✔ Cara menjawab yang lebih baik :
Kelemahan saya saat ini adalah pengalaman hands-on yang masih terbatas karena saya baru selesai Prala / masih junior. Saya sadar ada banyak situasi teknis yang belum pernah saya handle sendiri. Cara saya mengatasinya adalah dengan aktif mencatat, bertanya saat ada kesempatan, membaca manual/prosedur, dan tidak mengambil tindakan sendiri di luar kewenangan. Saya ingin belajar cepat, tapi tetap aman dan mengikuti instruksi senior.
❌ Yang sebaiknya dihindari : Jangan jawab “saya terlalu perfeksionis” atau kelemahan palsu. Recruiter sudah sering mendengar jawaban seperti itu.
| Q10 | Apa kamu punya pertanyaan untuk kami ? |
Pertanyaan penutup ini sering dilewatkan. Padahal ini kesempatan menunjukkan rasa ingin tahu dan kesiapan kamu.
✔ Cara menjawab yang lebih baik :
Ya, ada beberapa hal yang ingin saya tanyakan :
“Apa harapan perusahaan dari junior engineer dalam 3 bulan pertama?”
“Sistem maintenance atau PMS apa yang biasa digunakan di kapal ini?”
“Apakah senior engineer di kapal biasanya memberi bimbingan khusus untuk junior engineer baru?” Pertanyaan seperti ini menunjukkan kamu tidak hanya mengejar kontrak, tapi juga ingin bekerja dan belajar dengan benar.
❌ Yang sebaiknya dihindari : Jangan bilang “tidak ada pertanyaan.” Siapkan minimal 2 pertanyaan yang genuine dan relevan.
Topik Lain yang Juga Sering Muncul
Cooling system
Fresh water cooling, sea water cooling, central cooler, dan treatment cooling water.
PMS
Planned maintenance system dan peran junior engineer dalam dokumentasi maintenance.
Watchkeeping
Serah terima jaga, round engine room, parameter yang dicatat, dan komunikasi ke bridge/senior.
Emergency di kamar mesin
Fuel leak, bilge alarm, high temperature alarm, dan situasi darurat lain.
Near-miss & ISM Code
Near-miss report, SMS, DPA, permit to work, hot work, dan familiarisasi crew baru.
Emergency di kamar mesin
Hal-hal yang harus dicek sebelum sistem kembali normal setelah blackout.
Kesalahan Umum Saat Interview Junior Engineer
❌ Menjawab teknis terlalu teoritis tanpa menghubungkan ke pengalaman kapal
❌ Mengarang jawaban ketika tidak tahu – padahal lebih baik jujur dan jelaskan cara belajar
❌ Terlalu merendah berlebihan : “Saya masih pemula, saya tidak tahu apa-apa.”
❌ Menyalahkan senior, kapal, atau perusahaan sebelumnya.
❌ Tidak tahu detail kapal Prala sendiri: jenis kapal, flag, main engine, atau durasi onboard.
❌ Jawaban safety terlalu santai, misalnya menganggap enclosed space atau OWS sebagai hal biasa.
❌ Tidak tahu tanggal expired dokumen sendiri.
❌ Tidak punya pertanyaan saat diberi kesempatan bertanya.
❌ Terlalu cepat membahas gaji sebelum recruiter membuka topik tersebut.
Tips Persiapan Sebelum Interview
| 📚 Review TRB kamu Ingat 3–5 pengalaman paling berkesan dari Prala: maintenance, watchkeeping, atau emergency drill. |
⚙️ Hapal spesifikasi kapal Prala GT, jenis kapal, flag, jenis main engine, dan nama mesin bantu yang pernah kamu tangani. |
| 🚨 Latih jawaban safety MOB, fire, abandon ship, enclosed space. Tahu langkahnya, bukan hanya namanya. |
📋 Siapkan dokumen digital rapi Scan semua dokumen valid, simpan dalam satu folder, siap dikirim dalam hitungan menit. |
| 📌Latih berbicara dengan jelas Interview video call perlu kejelasan suara. Rekam dirimu dan evaluasi jawaban kamu. |
📝 Siapkan 2–3 pertanyaan Tunjukkan kamu serius dan punya rasa ingin tahu terhadap kapal dan perusahaannya. |
Checlist Persiapan Interview
✅ CV sudah update dengan nama kapal Prala, jenis kapal, flag, GT, dan durasi onboard.
✅ Semua dokumen valid dan kamu tahu tanggal expiry-nya.
✅ Kamu bisa menjelaskan 3 pengalaman nyata dari Prala.
✅ Kamu paham dasar purifier, OWS, enclosed space, dan main engine 2-stroke vs 4-stroke.
✅ Kamu bisa menjawab “tell me about yourself” dalam 60–90 detik.
✅ Kamu sudah menyiapkan 2–3 pertanyaan untuk recruiter.
✅ Kamu sudah latihan bicara dengan suara jelas, tidak terlalu cepat.
✅ Kamu siap menjawab dengan jujur saat belum pernah handle pekerjaan tertentu sendiri.
📖 Interview Mastery untuk Marine Engineer
Artikel ini adalah latihan awal. Untuk belajar lebih lengkap dan terstruktur, Daily Loker Pelaut menyusun panduan interview khusus engine department.
Interview bukan ujian di mana kamu harus tahu semua jawaban. Untuk junior engineer, interview adalah percakapan untuk melihat apakah kamu aman, jujur, bisa diarahkan, dan punya dasar teknis yang cukup untuk mulai bekerja.
Kandidat yang jujur soal keterbatasan, tapi tahu cara belajar dan paham prosedur dasar, sering lebih meyakinkan daripada kandidat yang menjawab semua pertanyaan dengan percaya diri tetapi tidak substantif.
Prinsip latihan :
Jangan hafal kata per kata. Pahami alur berpikirnya, sesuaikan dengan pengalamanmu sendiri, dan latih sampai jawaban terasa natural. Itu yang membuat jawaban terdengar genuine — bukan scripted.
Cari Lowongan Junior Engineer / 4th Engineer
Lowongan terbaru yang sudah dirapikan :
Latihan soal teknis dan maritime knowledge harian :
Tidak selalu. Untuk perusahaan Indonesia atau kapal dengan crew Indonesia mayoritas, interview bisa menggunakan Bahasa Indonesia. Untuk kapal overseas atau principal asing, kemampuan English dasar sangat membantu.
Tidak. Yang penting kamu jujur saat tidak tahu, lalu jelaskan apa yang kamu pahami dan bagaimana kamu akan belajar atau mengikuti arahan senior.
Bervariasi. Screening awal bisa 15–30 menit, sedangkan interview teknis bisa lebih panjang. Beberapa perusahaan juga menggunakan written test.
Boleh dan justru disarankan. Untuk junior engineer, pengalaman Prala adalah bahan utama untuk menunjukkan apa yang pernah kamu lihat, bantu, dan pelajari.
Mulai latihan dengan istilah teknis sederhana: purifier, OWS, cooling system, watchkeeping, alarm, emergency procedure. Tidak harus sempurna, tapi harus bisa menjelaskan dasar pekerjaan dengan kalimat sederhana.
Banyak pelaut punya pengalaman bagus, tapi belum terbiasa menjawab interview dengan rapi. Buku Interview Mastery untuk Pelaut bisa jadi teman latihan sebelum kamu dipanggil interview.
Lihat Buku


