Cara Melamar Lowongan Pelaut Lewat WhatsApp Dengan Sopan & Profesional

Punya kualifikasi bagus, tapi gagal di tahap awal karena cara melamar yang kurang tepat. Bukan CV atau dokumen yang jadi masalah, melainkan cara chat yang membuat crewing officer langsung skip.

Padahal, recruiter menerima banyak pesan setiap hari. Karena itu, cara memperkenalkan diri lewat WhatsApp menjadi kesan pertama yang penting.

Di artikel ini, kamu akan belajar cara apply lowongan pelaut via WhatsApp dengan sopan dan profesional, mulai dari checklist sebelum apply, contoh chat yang benar hingga waktu terbaik kirim lamaran.

Sebelum Apply Harap Pastikan Ini Dulu

Checklist Sebelum Kirim Lamaran WA

Sebelum mengirim lamaran kerja pelaut via WhatsApp, pastikan semua sudah siap agar pesan lebih profesional dan mudah diproses oleh crewing officer

1. Sudah membaca detail lowongan sampai selesai

2. Kualifikasi sesuai dengan posisi yang dibutuhkan (rank, sertifikat dan pengalaman)

3. CV sudah diperbarui dan disimpan dalam format PDF

4. Ukuran file CV maksimal 2 MB

5. Nama file CV jelas, contoh : CV_NamaLengkap_Rank.pdf

6. Nomor kontak aktif dan WhatsApp bisa dihubungi

7. Foto profil WhatsApp terlihat rapi dan profesional

8. Lamaran dikirim ke nomor yang benar sesuai informasi lowongan

Kesalahan yang Sering Dilakukan Pelaut Saat Apply Via WhatsApp
1. Chat tanpa identitas

Pesan seperti ini sering dikirim ke crewing officer :

Tidak ada nama, rank atau informasi singkat tentang pelamar. Akibatnya, recruiter harus menebak sendiri siapa pengirimnya dan untuk posisi apa.

2. Kirim file tanpa caption

Langsung mengirim file PDF tanpa penjelasan terlihat kurang profesional. Crewing officer menerima banyak dokumen setiap hari, jadi penting untuk tetap memberi pengantar singkat dan jelas.

3. Pesan terlalu panjang

Sebagai pelaut jangan menulis pesan terlalu panjang dan bertele-tele. Padahal recruiter biasanya hanya membutuhkan informasi penting dalam 3 -4 kalimat.

4. Kirim lamaran di jam yang tidak tepat

Mengirim pesan larut malam atau saat hari libur bisa membuat chat tenggelam di antara banyak pesan lainnya. Waktu terbaik mengirim lamaran biasanya pada jam kerja, sekitar pukul 08:00 – 16:00.

5. Follow-up terlalu agresif

Baru satu jam mengirim lamaran, lalu terus mengirim pesan ulang berkali-kali. Ini bukan menunjukkan semagat, tetapi justru bisa mengganggu recruiter.

Contoh Chat WhatsApp yang Buruk vs Baik

Saat apply lowongan pelaut via WhatsApp, isi pesan menjadi penilaian pertama dari crewing officer. Chat yang terlalu santai atau tidak jelas bisa membuat lamaran langsung diabaikan. Karena itu, penting untuk menggunakan bahasa yang sopan, singkat dan profesional.

❌ Contoh Chat yang Buruk

Masalah dari chat ini : Tidak ada salam resmi, nama tidak jelas, nama file tidak informatif, tidak ada informasi rank/sertifikat, tone terlalu santai untuk konteks formal.

✅ Contoh Chat yang Baik — Bahasa Indonesia
✅ Contoh Chat yang Baik — Bahasa Inggris (untuk perusahaan asing)

Chat seperti ini terlihat lebih profesional, jelas dan memudahkan recruiter memahami profil pelamar dengan cepat.

Kapan Waktu Terbaik Untuk Kirim Lamaran ?

Tidak ada aturan pasti soal waktu terbaik untuk mengirim lamaran kerja. Namun, berdasarkan pola kerja tim crewing, waktu pengiriman bisa mempengaruhi kemungkinan pesan kamu dibaca lebih cepat :

Selain waktu pengiriman, cara follow-up juga penting. Setelah mengirim lamaran, tunggu sekitar 2-3 hari kerja sebelum melakukan follow-up. Jika ingin mengingatkan recruiter, cukup lakukan satu kali dengan bahasa yang sopan dan profesional.

FAQ